Ilustrasi : Pengemis Kaya. Sumber : merdeka.com

BUSSEETTT!! Pendapatan Pengemis Ini Setara Gaji Manajer Perusahaan Bonafide

Posted on

Banyak orang yang kasihan jika melihat pengemis. Iba karena merasa hidup mereka kurang beruntung. Tak jarang yang memberi uang untuk sekedar membantu. Namun siapa sangka jika mengemis dijadikan suatu profesi dan malah membuat seseorang menjadi tajir alias kaya raya.

Pengemis tajir tidak hanya di Jakarta. Di Balikpapan juga ada, satu hari penghasilannya mencapai Rp 1 juta. Kalikan saja dalam satu bulan, meraup Rp 30 juta, setara gaji manajer perusahaan bonafide. Pengemis tajir tersebut terungkap dari penangkapan Satpol PP setelah mendapat laporan warga.

Awalnya, masyarakat Balikpapan dihebohkan dengan pengemis tua yang sering beroperasi pada malam hari dan lokasi sepi. Saat beroperasi, pengemis tersebut selalu bersujud di pinggir jalan. Hal inilah membuat sebagian pengguna jalan menjadi takut saat melintas di depannya.

Mendapat laporan adanya pengemis tua misterius, petugas Satpol PP beberapa kali melakukan pengintaian untuk menangkapnya. Namun, karena pintar membaca situasi, si pengemis selalu berpindah-pindah tempat sehingga sulit ditangkap Satpol PP.

Meski demikian, akhirnya si pengemis berhasil ditangkap Satpol PP di kawasan Jalan Ruhui Rahayu, tepatnya di depan Dome, Balikpapan Selatan, Senin (26/6) malam. “Saat itu saya juga sedang patroli dan melihat ada pengemis yang selama ini jadi target kami. Saya contact anggota untuk mengamankan dia,” terang Kasatpol PP AKBP Freddy Pasaribu melalui Kabid Tibum dan Tranmas Subardiyono, kemarin (27/6). Belakangan, kakek pengemis bernama Sarmin (76).

Petugas Satpol PP yang bertugas berjaga di persimpangan lampu merah, langsung menuju lokasi dan melakukan penangkapan terhadap kakek asal Sumenep itu. Awalnya, saat ditangkap dan disuruh menunjukkan uang hasil mengemis, Sarmin hanya mengeluarkan uang ribuan saja dari kantong depannya. Karena petugas tidak percaya, akhirnya badan kakek yang saat ini tinggal di kawasan Gunung Malang, digeledah dan ditemukan uang dengan pecahan besar.

“Total uang hasil minta-minta yang kami temukan sebanyak Rp 1,1 juta. Dan, itu didapat dalam satu hari saja,” beber Subardiyono.

Usai mendapati itu, petugas pun langsung menggiring kakek Sarmin ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan. Sesampainya di kantor, seorang wanita bernama Supriyatun (30) datang dan mengaku sebagai penjamin kakek. Diduga wanita tersebut merupakan koordinator pengemis yang ditangkap Satpol PP.

“Ada wanita memang datang, mengaku masih keluarga pengemis tersebut. Kami juga sudah suruh buat surat pernyataan untuk tidak mengemis lagi. Jika kembali ketangkap, kita akan tindak tegas,” tegasnya.

Meski diperbolehkan pulang bersama si penjamin, namun kakek Sarmin tetap harus menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) yang akan digelar di kantor Satpol PP. “Tetap kita proses lanjut, dan itu akan menjadi pantauan kami terus ke depannya. Kami juga imbau agar masyarakat tidak memberi kepada para pengemis, salurkan sumbangan Anda di tempat-tempat yang resmi,” katanya.

Keberadaan pengemis kakek Sarmin juga ramai diperbincangkan di dunia maya Instagram. Ada seorang yang mengunggah kakek Sarmin saat mengemis, mendapat banyak komentar. Para pengguna Instagram mengenal kakek Sarmin tinggal di sekitar Gunung Malang. Bahkan, ada yang sering melihat kakek Sarmin diantar dan dijemput seorang pria yang mengendarai sepeda motor RX King.

Sementara itu di hari yang sama, seorang diduga stres juga turut diamankan petugas Satpol PP lantaran sempat mengamuk dan membawa celurit. Orang gila tersebut diketahui bernama Mahdi asal Kalimantan Selatan. Dia diamankan setelah memukul seorang anak berusia sekira 10 tahun di kawasan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara.

“Saat ini orang gila tersebut sudah kita amankan di eks KPM. Dan, memang saat diamankan, orang gila itu sedang bawa sajam jenis celurit. Tapi dengan kesigapan anggota kami langsung diamankan,” tandasnya. (pri/ono/k1)

Sumber : procal.co

(Visited 43 times, 1 visits today)
Loading...