HATI-HATI !! Di Umur 50 an Jangan Sepelekan Kesemutan

Posted on

Maidany.com – Di umur 50 ke atas memang rentan terhadap penyakit. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang semakin melemah. Saat usia 50 an, diharapkan untuk selalu menjaga kesehatan, mulai dari pola makan, olahraga, hingga ke kesehatan pikiran. Agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan.

Kejadian kecil yang terjadi pada tubuh saat umur 50an juga tak bisa disepelekan. Karena kita tak akan tahu akibat dan dampak yang akan terjadi setelahnya. Seperti kisah berikut ini. Simak kisahnya.

(Baca Juga : Wartawan Senior Edi A Effendi Bongkar Bobrok Najwa Shihab Ketika di MetroTV)

Ada seorang bapak, usianya 52 tahunan lebih, berat badan lumayan over atau agak gemuk terutama perutnya kelihatan buncit. Ia memiliki pribadi yang ceria, suka becanda, banyak menolong teman juga. Sering mentraktir teman-temannya di SMAN.

Tadi pagi setelah bangun tidur ia melakukan aktifitas biasa di rumahnya di Cikarang Bekasi. Mandi, sarapan, pamit kepada istri untuk pergi ke kantor nya di Krawang.

Ketika melangkahkan kaki sebenarnya sudah tidak merasa enak, kakinya agak kaku dan miring jalannya..

Ah, biasanya asam urat kambuh…

Tapi diingat-ingat sudah sebulan ini tidak makan yang bersantan seperti Soto Betawi atau Coto Makassar ataupun berkolesterol seperti makanan Nasi Padang..

Rasa tidak enak di kaki pun tidak ia indahkan. Tetap ia berjalan menuju kantor, walau kaki tidak terasa enak. Biasanya hanya kaki kiri tapi kali ini dua-duanya terasa sakit termasuk kaki kanannya.

Ia ke kantor naik mobil manual dan dia nyopir sendiri, biasa jalanan macet.
Ketika sedang nyopir.. keringat mulai berkucuran, padahal AC mobil cukup dingin..
Apalagi semalam habis hujan deras..

(Baca Juga : Dahsyatnya Kaos Kaki Bolong Sang Milyarder, Simak Kisahnya)

Dia jadi gelisah.
Apakah ini gejala stroke ?
Apakah ini tanda-tanda serangan jantung ?

Gelisah mulai merayap di hatinya.
Dia pun memutuskan belok ke Rumah Sakit Prima Medika terdekat.

Dengan berjalan agak susah, ia pun menuju UGD.
Ia menceritakan masalahnya.
Dokter dan perawat melakukan tindakan..
Tensi darah di cek,
Ambil darah untuk periksa laboratorium.
22 menit kemudian hasil keluar,
Ternyata semuanya Normal.

Teman saya semakin gelisah,
Apakah dirinya di Santet ?!
Padahal ia merasa tidak punya musuh.
Keringat dingin mulai bercucuran.

(Baca Juga : “Selamat Jalan Suamiku”, Kisah Menyayat Hati, Baru Empat Jam Sudah Dishare Ribuan Kali !)

Dokter melakukan pemeriksaan dengan teliti mulai dari :
Mata,
Telinga,
Mulut – Tenggorokan,
Jantung,
Perut,
Kandung kemih,
Lutut,
sampai ke Kaki.

Kemudian dia melihat Dokter berbisik-bisik sambil menunjuk ke arah kakinya.
Dirinya semakin deg-degan, kemudian Dokter itu menghampiri dan berbisik :

“Pak, penyakitnya sudah ditemukan. Bapak PAKAI SEPATUNYA TERBALIK. Jadi bapak bisa pulang…”

Ternyata umur 55 thn penyakitnya adalah mulai pikun…
Pakai sepatu kebalik..

Obatnya mudah… adalah sering Ber canda ria agar tidak cepat pikun……
Serius banget bacanya 😀😀😀…hahahaaha

(Visited 101 times, 1 visits today)
Loading...