Inilah Menu Pertama Penduduk Surga Yang Membuat Pemuka Yahudi Masuk Islam

Posted on

Muhammad adalah seorang nabi dan rasul terakhir bagi umat Muslim. Seperti nabi dan rasul sebelumnya, Muhammad diberikan irhasat (pertanda) akan datangnya seorang nabi, seperti yang diyakini oleh umat Muslim telah dikisahkan dalam beberapan kitab suci agama samawi, dikisahkan pula terjadi pertanda pada masa di dalam kandungan, masa kecil dan remaja. Muhammad diyakini diberikan mu’jizat selama kenabiannya.

Salah satu mu’jizat Rasulullah SAW yang menjadi tanda kenabiannya adalah kemampuannya mengetahui informasi-informasi yang gaib dan tak jamak diketahui banyak orang.

Menurut Imam as-Syaukani dalam kitab Irsyad ats-Tsiqat ila Ittifaq as-Syara’i’ ‘ala at-Tauhid wa al-Ma’ad wa an-Nubuwwat, informasi yang tak bisa disanggah oleh siapapun tersebut diperoleh Rasulullah dari Malaikat Jibril.

Biasanya, Jibril memberitahu Rasulullah baik dalam kondisi yang bisa diindera orang lain atau dengan cara Jibril berwujud sebagai manusia.

Di antara kisah kemampuan Rasul mengetahui hal-hal gaib tersebut seperti riwayat Imam Bukhari dari Anas bin Malik.

Kisah tersebut melibatkan Abdullah bin Salam, pemuka Yahudi, yang sengaja mendatangi Rasulullah di Madinah, untuk menguji dan memastikan kabar kenabian beliau. Terjadilah dialog sebagai berikut:

Ibnu Salam berkata,” Aku bertanya kepada wahai Muhammad, tiga pertanyaan yang jawabannya hanya diketahui oleh sosok nabi sungguhan, yaitu (pertama) apa saja tanda-tanda hari kiamat? (kedua)Apa menu makanan pertama yang dikonsumsi penduduk surga? (ketiga) Gen anak itu ikut ayah atau ibunya?”

“Baru saja Jibril memberitahuku,” kata Rasul.

“Sosok itu (Jibril) adalah musuh kaum Yahudi,” kata Ibnu Salam.

Rasul menjawab,” Tanda kiamat itu adalah adanya api yang menggiring manusia dari Timur ke Barat. Sedangkan menu pertama penduduk surga adalah potongan (terlezat) dari hati ikan. Soal gen anak, jika sperma sang ayah lebih dominan ketimbang sel telur perempuan, gen anak mengikuti sang ayah dan bila sel telur perempuan lebih dominan dari sperma ayahnya, gen anak cenderung ikut sang ibu.”

Seketika itu, setelah mendengarkan jawaban-jawaban memuaskan dari Rasulullah, Abdullah bin Salam segera berikrar syahadat dan memeluk Islam. (Republika)

(Visited 45 times, 1 visits today)
Loading...