KABAR TERBARU!! Akan Ada Gerhana Bulan Nanti Malam (07/08/2017)

Posted on

Maidany.com – BERDASARKAN hasil hisab Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah yang dilansir dalam Kalender Muhammadiyah 2017, Senin (7/8/2017) hingga Selasa (8/8/2017) akan terjadi peristiwa Gerhana Bulan Sebagian. Gerhana bulan ini dapat diamati di Afrika, Australia dan Asia, termasuk seluruh wilayah Indonesia.

Berikut ini fase peristiwa gerhana bulan sebagian tersebut:

Senin 7 Agustus 2017, Gerhana Penumbra mulai pukul 22.50 WIB

Selasa 8 Agustus 2017, Gerhana Sebagian mulai pukul 00.23 WIB

Selasa 8 Agustus 2017, Puncak Gerhana pukul 01.20 WIB

Selasa 8 Agustus 2017, Gerhana Sebagian berakhir pukul 02.18 WIB

Selasa 8 Agustus 2017, Gerhana Penumbra berakhir pukul 03.51 WIB

(Baca Juga : “Selamat Jalan Suamiku”, Kisah Menyayat Hati, Baru Empat Jam Sudah Dishare Ribuan Kali !)

Sehubungan dengan peristiwa gerhana bulan tersebut, umat muslim diharapkan dapat menjalankan salat sunah gerhana. Gerhana merupakan tanda kekuasaan Allah, suatu peristiwa yang alamiah terjadi. Disebutkan dalam hadis, “Sesungguhnya Matahari dan Bulan tidak gerhana karena kematian seseorang, akan tetapi keduanya adalah dua tanda kebesaran Allah. Oleh karena itu apabila kamu melihat gerhana keduanya, maka berdirilah dan kerjakanlah salat” [HR. al-Bukhari dan Muslim].

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah memiliki panduan tentang salat gerhana, sebagaimana terdapat pada Keputusan Mu’tamar Tarjih XX tahun 1396 H/1976 M di Garut, Jawa Barat. Berikut ini kutipan dari Putusan Tarjih terkait Tuntunan Salat Kusufain (Shalat Gerhana) tersebut:

(Baca Juga : TERNYATA Begini Caranya, Trik SULAP Orang Bisa Duduk Melayang)

1. Apabila terjadi gerhana matahari atau bulan, hendaknya imam menyuruh orang menyerukan: “Ash-Shalatu Jami’ah”.
2. Kemudian ia pimpin orang banyak mengerjakan salat dua rakaat, pada tiap rakaat berdiri dua kali, ruku’ dua kali, dan sujud dua kali, serta pada tiap rakaat membaca Fatihah dan surat yang panjang dengan suara nyaring, dan pada tiap ruku’ dan sujud membaca tasbih lama-lama.
3. Setelah selesai salat ketika orang-orang masih tetap duduk, imam berdiri menyampaikan peringatan dan mengingatkan mereka akan tanda-tanda kebesaran Allah.
4. Serta menganjurkan mereka agar banyak membaca istighfar, shadaqah dan segala amalan yang baik.

(Baca Juga : GEMPAR! Bila Berani Serang Indonesia, Ini Akibat Yang Akan Menimpa ISRAEL)

Mengingat gerhana bulan sebagian yang akan terjadi nanti diawali dan diakhiri dengan fase penumbral, maka salat gerhana dapat dilakukan setelah gerhana memasuki fase sebagian, yaitu pada pukul 00.23 WIB hingga berakhirnya gerhana sebagian pada pukul 02.18 WIB sebagaimana data fase gerhana yang telah disebutkan di atas. Hal ini berdasarkan Fatwa Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Salat Gerhana Bulan Penumbral, yang menyebutkan bahwa pada gerhana bulan penumbral tidak disunatkan melakukan salat gerhana.

Editor: H. Dicky Aditya

Sumber

(Visited 64 times, 1 visits today)
Loading...