Marah/ Ilustrasi

Kenapa Marah Dilarang ?

Posted on

Dari Abu Dzarr radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ وَهُوَ قَائِمٌ فَلْيَجْلِسْ، فَإِنْ ذَهَبَ عَنْهُ الْغَضَبُ، وَإِلاَّ فَلْيَضْطَجِعْ

“Bila salah satu di antara kalian marah saat berdiri, maka duduklah. Jika marahnya telah hilang (maka sudah cukup). Namun jika tidak lenyap pula maka berbaringlah.”[HR. Abu Daud, no. 4782]

(Baca Juga : Astaghfirullah.. Tanpa Disadari Kitalah yang Menggoda Syaithan)

🍎

وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar Maha Mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 200)

Kenapa dilarang Marah

Kenapa orang berteriak ketika marah…?

Seorang Syeikh berjalan bersama para muridnya, mereka melihat ada sebuah Keluarga yg sedang Bertengkar, dan saling Berteriak….

Syeikh tersebut berpaling kpd muridnya dan bertanya :

“Wahai Muridku,..Mengapa orang saling berteriak jika mereka sedang Marah..?”

Salah satu Murid menjawab :
“Karena kehilangan Kesabarannya,makanya mereka Berteriak…”

Si Syeikh Bertanya kembali:

” Tetapi.., mengapa harus Berteriak kepada orang yg tepat berada di sebelahnya..?
Bukankah pesan yg ia sampaikan, bisa ia ucapkan dgn cara Halus…?”

Tanya sang Syeikh menguji murid-muridnya.

Muridnya pun saling beradu jawaban, namun tidak satupun jawaban yg mereka sepakati.

(Baca Juga : Ternyata 3 Waktu INI Sangat Berbahaya Untuk Mandi, No 2 Paling Sering)

Akhirnya sang Syeikh berkata :

“Apabila dua orang sedang Marah, maka hati mereka saling Menjauh….

Untuk dpt Menempuh jarak yg Jauh itu, mereka harus Berteriak agar Perkataannya dpt Terdengar….

Semakin Marah,…maka akan Semakin Keras Teriakannya.

Karena Jarak kedua hati semakin Jauh….

Begitu juga sebaliknya , di saat kedua insan Saling Jatuh Cinta….Mereka tidak Saling Berteriak antara yang satu dengan yang lain….

Mereka Berbicara Lembut, karena Hati mereka Berdekatan….Jarak antara kedua Hati sangat Dekat..

“Bila mereka semakin lagi saling mencintai, apa yang terjadi ?”

Mereka tidak lagi Bicara
Mereka hanya Berbisik dan saling mendekat dalam kasih-sayang

Pada akhirnya, mereka bahkan tidak perlu lagi Berbisik,
Mereka cukup hanya dengan Saling Memandang
Sedekat itulah dua insan yg Saling Mengasihi…

Sang Syeikh memandangi Muridnya dan mengingatkan dgn lembut :
“Jika terjadi Pertengkaran diantara kalian, jgn biarkan Hati kalian Menjauh…
Jangan Ucapkan Perkataan yg membuat Hati kian Menjauh
Karena jika kita biarkan, suatu hari jaraknya tidak akan lagi bisa ditempuh….”

Adakah sunnah yg bisa kita lakukan ketika kita marah?
Lakukan hal berikut dan kumpulkanlah pahala dari sunnah tersebut.

(Baca Juga : SOSOK! Awalnya Ingin Murtadkan Muslim, Si Cantik Aktivis Gereja Ini Justru Dapat Hidayah)

Jika seseorang mulai tersulut emosinya untuk marah, hal yang harus dilakukan untuk menahan atau meredakan kemarahan adalah:

1. Diam, tidak berkata apa-apa

وَإِذَا غَضِبْتَ فَاسْكُتْ

Jika engkau marah, diamlah (H.R al-Bukhari dalam Adabul Mufrad, dishahihkan Syaikh al-Albany).

Jika marah terhadap seseorang, maka diamlah, karena dg diam tidak akan terucap ucapan yg tidak pantas yg memyebabkan hati makin tersakiti satu sama lain.

2. Mengingat-ingat keutamaan yang sangat besar karena menahan amarah.

3. Mengucapkan ta’awwudz: A’udzu billaahi minasysyaithoonir rojiim.

Nabi pernah melihat dua orang bertikai dan saling mencela, sehingga timbul kemarahan dari salah satunya. Kemudian Nabi menyatakan:Aku sungguh tahu suatu kalimat yang bisa menghilangkan (perasaan marahnya), A’udzu billaahi minasysyaithoonir rojiim (H.R al-Bukhari dan Muslim)

4. Merubah posisi : dari berdiri menjadi duduk, dari duduk menjadi berbaring.

Semoga kita dijauhkan sifat sifat amarah,
Dianugerahi kelapangan dada dan kesabaran..
Aamiin Yaa Robbal Alamiin..

Barakallahu Fiikum

Semoga keberkahan dari Allah SWT. Hadir dalam hidup dan kehidupan Anda.

(Visited 56 times, 2 visits today)
Loading...