Mengharukan! Demi Bertemu Sang Ibu, 3 Bocah Ini Tempuh 500 Km Pakai Sepeda

Posted on

Hari raya idul fithri atau hari lebaran adalah hari yang sangat dinantikan oleh semua umat muslim di muka bumi. Alangkah bahagianya jika merayakan lebaran dengan berkumpul bersama keluarga.

Mudik lebaran sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Indonesia. Melepaskan kerinduan kepada orang tua atau sanak saudara menjadi alasan banyak orang menempuh jarak ratusan kilometer untuk pulang ke kampung halamannya.

Alasan itu juga mengiringi kisah Okta (14 tahun), Ijal (12 tahun) dan Aslam (11 tahun). Sungguh luar biasa mengesankan, tiga kakak beradik ini rela mengayuh sepeda menempuh perjalanan sekitar 500 km untuk bertemu dengan Sang Ibu.

Dilansir Kumparan.com, dari Indralaya, Sumatera Selatan, mereka melakukan perjalanan mudik menggunakan dua sepeda kecil menuju Ciledug, Tangerang. Salah satu sepeda mereka gunakan untuk berboncengan.

Mereka selama ini tinggal bersama neneknya. Pada lebaran ini karena rasa rindu kakak beradik tersebut akhirnya memutuskan hendak berjumpa dengan ibundanya.

Perjalanan 3 bocah mudik dengan sepeda itu diunggah tim ASDP 191 ke akun Instagram @asdp191. Dalam potingan itu diceritakan tim ASDP bertemu kakak beradik itu di buffer zone Rumah makan Begadang 4 Bakauheni, Lampung.

Ketiganya bercerita sudah 3 hari menggowes sepedanya. Beberapa kali mereka menumpang truk hingga akhirnya sampai di Pelabuhan Bakauheni.

Saat ini tim layanan ASDP 191 mengantarkan ketiga bocah tersebut ke rumahnya di Ciledug, Tangerang.

Kisah Aslam (11 tahun) – Okta (14 tahun) – Ijal (12 tahun) 3 kakak beradik yang menempuh perjalanan mudik dengan sepeda kecilnya. perjalanan kurang lebih 500 km dari indralaya, sumatera selatan menuju ciledug, Tangerang. Tim ASDP bertemu dengan mereka di Buffer zone Rumah makan Begadang 4 Bakauheni Lampung. Mereka bercerita sudah 3 malam melakukan perjalanan dengan beberapa kali menumpang truk hingga akhirnya Bisa Naik Bisa Turun sampai ke bakauheni. Uniknya, kendaraannya ada dua sepeda, jadi salah satu sepeda ada yang "boncengan" selama perjalanan. Selama ini di palembang mereka ikut sama nenek nya dan sudah satu bulan. Lebaran ini mereka bertiga memutuskan pulang ke ciledug karena "kangen" mau ketemu Ibu. Saat ini Tim layanan ASDP 191 akan langsung mengantarkan ketiga bocah tersebut ke rumahnya di ciledug dan langsung bertemu sang Ibu. Ada yg membuat saya terenyuh dari cerita ketiga bocah ini, saat sampai di lokasi buffer zone salah satu anak lgsg datang ke loket dan bilang "mau beli tiket online buat nyeberang, tp saya ga punya hp. Di sini bisa ya?" saat mendengar kata2 tiket online dari mereka, terbayarkan sudah keringat Tim selama ini. Bahhkan anak kecil yang tak punya hp pun paham beli tiket online lewat hp, ketika saya tanya tau dari mana kok tiket online dr hp?, mereka menjawab, "kan saya bisa baca om, sepanjang jalan bnyk tulisan nya tiket online"… -ASDP Indonesia Ferry, Menyeberang menuju Fitrah-

A post shared by PT ASDP Indonesia Ferry (@asdp191) on

(Visited 7 times, 1 visits today)
Loading...