Menterinya Sama, Sri Mulyani, Namun Hasilnya Berbeda! Era SBY 2008 Surplus 10 Triliun, Era Jokowi 2016 Minus 307,7 Triliun

Posted on

Maidany.com – Menteri Keuangan pada periode pertama kepemimpinan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Sri Mulyani memang diakui berhasil.

Salah satunya APBN pada 2008 malah bisa surplus 10 Triliun.

Dilansir viva, dengan harga minyak mentah dunia yang terus turun, defisit diperkirakan menyusut jadi satu persen dari yang diasumsikan 2,1 persen. “APBN masih akan memberikan surplus sampai Rp 10 triliun,” kata Menkeu di depan Komisi Keuangan DPR, Selasa 2 Desember 2008.

(Baca Juga : VIRAL! Presiden Jokowi dan Lion Air : Tragedi Perampasan Aset Negara dan Pengerukan Uang Rakyat)
Akan tetapi, apakah dengan penunjukan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan Presiden Jokowi maka ekonomi Indonesia akan terjamin menguat?

TERNYATA…. TIDAK

Justru sangat jelas berbeda di era kepemimpinan Jokowi. Sebagaimana Sri Mulyani juga menjabat sebagai menteri Keuangan. Pada tahun 2016, keuangan negara malah defisit (minus) Rp. 307,7 Triliun.

Dilansir Kompas, realisasi defisit anggaran tahun 2016 mencapai Rp 307,7 triliun atau 2,46 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Defisit anggaran itu terjadi karena pendapatan negara hanya Rp 1.551,8 triliun. Sementara itu, belanja negara sepanjang 2016 mencapai Rp 1.859 triliun.

(Baca Juga : Heboh Jadi Tertawaan, Didepan Umum Megawati Panggil Presiden Dengan Sebutan “Dik)

Kurs Rupiah Terhadap Dollar
Saat Sri Mulyani Dilantik kurs Rp 13.114 per dolar
Han ini (14/8/201 7) kurs Rp 13.343 per dolar

Kondisi Ekonomi Lesu

Pengusaha Mengeluh Ekonomi Lesu, Ini Sebabnya
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3489426/pengusaha-mengeluh-ekonomi-lesu-ini-sebabnya

Glodok Sepi Sampai Laba Indomaret Anjlok, Ekonomi Lesu?
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3582644/glodok-sepi-sampai-Iaba-indomaret-anjlok-ekonomi-lesu

Ekonomi lesu, ini usulan para pengusaha
http://m.kontan.co.id/news/ekonomi-lesu-ini-usulan-para-pengusaha

Daya Beli Lemah

BI: Daya Beli Lemah Bikin Ekonomi Loyo
http://m.kontan.co.id/news/bi-daya-beli-lemah-bikin-ekonomi-Ioyo

Daya Beli Lemah, Indeks Sektor Properti Melempem
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170717112025-92-228306/daya-beli-lemah-indeks-sektor-properti-melempem/

(Baca Juga : Subhanallah.. Ternyata Bumi Pernah Alami 5 Kiamat, Kiamat ke 2 yang Bikin Merinding!)

Saat ini, terdengar kabar Presiden Jokowi akan kembali merombak kabinet. Konon pada 16 Agustus mendatang.

Pakar Hukum Tata Negara Marganto Kamis pernah menyinggung bahwa mau gonta ganti menteri seberapapun sering gak ngaruh, karena yang paling penting kapasitas presidennya.

“Kita mau ganti menteri, per satu tahun. Satu tahun satu bulan ganti menteri lagi. Menteri yang tak mampu atau presidennya tak mampu,” kata Margarito di Gedung DPR.

Kalau dari data.. Contoh Menteri Keuangan Saja…

SAMA-SAMA MENTERI KEUANGANNYA SRI MULYANI.

TAPI TERNYATA BEDA HASIL…

Saat Sri Mulyani sebagai Menterinya SBY dengan saat Sri Mulyani sebagai Menterinya Jokowi.

Ibarat naik bus… mau gonta ganti kernet setiap 1 km gak ngaruh bagi cepat Iambatnya perjalanan, karena yang paling menentukan sopirnya.

Sama dengan pesawat.. itu ditentukan oleh pilot bukan pramugarinya.

Sumber

(Visited 38 times, 1 visits today)
Loading...