Nah Loh! Riset Ilmuwan AS Menyatakan Orang Indonesia Paling Malas Jalan Kaki

Posted on

Maidany.com – Fakta orang Indonesia paling malas berjalan kaki menjadi temuan baru sejumlah ilmuwan Amerika Serikat di Universitas Stanford. Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Senin (17/7/2017), video adu mulut antara aktivis koalisi pejalan kaki yang menghalau pengendara sepeda motor di trotoar Jalan Kebon Sirih viral di media sosial pada minggu lalu.

Selain melambangkan kebodohan paripurna dari pengendara sepeda motor, video tersebut juga menjelaskan kebiasaan orang Indonesia. Pertumbuhan angka sepeda motor di Indonesia memang sangat luar biasa, khususnya ibukota Jakarta.

Data asosiasi industri sepeda motor Indonesia menunjukkan sejak 2008 hingga 2016 tiap tahun rata-rata sepeda motor terjual di angka 7 juta unit.

Tak heran dengan menjamurnya ojek online, aktivitas warga ibukota pun seolah tak bisa dilepaskan dari sepeda motor. Ojek sudah seperti semut mengerubungi gula di Stasiun Kereta Karet dan Palmerah.

Lalu bagaimana dengan trotoar? Jalur bagi pejalan kaki tempat yang seharusnya menjadi hak penuh pejalan kaki di Jalan Jaksa, Jakarta Pusat, trotoar lebar malah beralih fungsi sebagai tempat parkir mobil dan sepeda motor.

Terkadang malah jadi jalur cepat bagi pengendara sepeda motor. Tak heran jika peneliti Universitas Stanford baru-baru ini merilis orang Indonesia adalah pejalan kaki termalas di dunia menempati urutan terbawah dengan 3.500 langkah per-hari.

Lantas warga negara manakah yang dinilai paling rajin berjalan kaki? Untuk sementara  pejalan kaki paling rajin adalah penduduk Hongkong, dengan 6.800 langkah per-hari. Penelitian dilakukan dengan data menit per-menit 700 ribu orang mengunakan aplikasi pemantau aktivitas pada ponsel.

(Visited 13 times, 1 visits today)
Loading...