Rekam Pungli Sesuai Arahan Tito, Pengunggah Video Ini Malah Dituntut Balik Polri

Posted on

Maidany.com – Sebuah rekaman video yang merekam pungli menggegerkan dan mencemarkan institusi Polri. Video yang merekam pungli yang dilakukan oknum polisi itu disebarkan oleh akun Andi Satria dalam akun Facebooknya, namun kini video tersebut sudah menjadi viral dan diposting oleh banyak akun di berbagai media sosial. Terlihat sopir truk merekam aksi pungli yang disebutnya sering dilakukan oleh oknum polisi.

Seperti dilansir Tribunnews, Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Mugi Sekar Jaya membenarkan adanya aksi pungli yang dilakukan oleh oknum polisi di wilayahnya tersebut yang terjadi pada 8 Agustus 2017.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana menegaskan kalau pihak kepolisian sedang mencari penggunggah video yang kini menjadi viral tersebut dan pengunggah video terancam dikenakan pasal UU ITE pencemaran nama baik dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

(Baca Juga : NGEYEL!! Padahal Sudah Diingatkan, Gara-gara SNSD Akhirnya Bikin Malu Satu Negara)

Pasal 27 ayat (3) UU ITE:
“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang bermuatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

Pasal 45 UU ITE:
(1) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Saat ditanya wartawan apakah pencarian pengunggah video pungli polisi tersebut dalam kaitan sebagai saksi atau terancam UU ITE. Kapolda menegaskan pengunggah video pungli polisi akan dikenakan UU ITE.

(Baca Juga : REZA RAHADIAN : “Indonesia bukan Negara Islam, Ini Negara bukan Milik Agama Tertentu”)

Berikut video pernyataan Kapolda Kalsel Brigjen Pol Rachmat Mulyana seperti disiarkan dutaTV.

Hal ini sangat bertentangan dengan pernyataan Kapolri Tito Karnavian. Pasalnya Tito pernah menyampaikan dalam pidatonya untuk merekam para anggota yang melakukan pungli. Tito juga menegaskan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk jangan pernah takut untuk merekam para anggota yang bekerja tidak semestianya atau minta UANG DAMAI di kala sedang ditilang.

“Lalu sekarang ini kemajuan teknologi terus berkembang, masyarakat bisa merekam setiap aktivitas anggota Polri yang menyimpang dan dilaporkan. ‎Jadi anggota juga harus merubah prilaku dan harus jadi teladan. Terlebih utama yang saat ini sudah menjadi polemik masyarkat luas yang selalu saja menjadi sorotan yaitu para anggota polantas yang bertugas di lapangan sering bekerja di luar dari ketentuan hukum yang secara terang terangan melakukan pemerasan saat ingin di tilang jadi dalam hal ini saya meminta bantuan dari seluruh lapisan masyarakat untuk jangan pernah takut apa lagi resah dan di ancam ancam oleh anggotanya dan jangan pula takut untuk merekam para anggota yang bekerja tidak semestianya atau minta UANG DAMAI di kala anda di tilang, karena saya yang orang yang paling pertama membela masyarakat INDONESIA jika ada ancaman dari anggota saya kepada masyarakat INDONESIA” tegas Tito.

(Baca Juga : Heboh Jadi Tertawaan, Didepan Umum Megawati Panggil Presiden Dengan Sebutan “Dik”)

Simak video berikut :

Sumber 1 2

 

(Visited 63 times, 1 visits today)
Loading...