Anies Baswedan dan Snadiaga Uno

Seperti Inilah Langkah Anies-Sandiaga Menyelaraskan Janji Untuk Jakarta

Posted on

Maidany.com – Pada kamis yang lalu, Tim Sinkronisasi mendiskusikan program pendidikan Anies-Sandiaga di salah satu gedung Balai Kota Jakarta. untuk mampu dieksekusi saat mereka resmi menjabat sebagai gubernur dan wakil gubernur pada Oktober nanti.

Program ini memuat rencana kerja mereka, terutama janji memberikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang jadi retorika mereka selama kampanye Pilkada Jakarta, untuk warga DKI Jakarta selama lima tahun mendatang.

Sejak Mei, sebuah tim yang disebut “sinkronisasi”—istilah serapan untuk menyebut langkah-langkah penyelarasan—dibentuk oleh pasangan terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno buat berkomunikasi dengan jajaran teras birokrasi di Pemerintah Provinsi Jakarta. Pertemuan ini sudah kali kesekian dan jadi agenda rutin sejak awal Juni lalu.

Sudirman Said, seorang teknokrat yang pernah menjabat menteri pemerintahan Joko Widodo, ditunjuk sebagai ketua Tim. Mereka rutin menggelar diskusi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) saban hari Selasa dan Kamis setelah Gubernur Djarot Saiful Hidayat memberi lampu hijau. Tugas Tim adalah membahas terjemahan program dan janji politik Anies-Sandiaga.

Buat menjembatani komunikasi itu, Djarot mendapuk Saefullah Yusuf, sekretaris daerah dan ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Jakarta, dan Kepala Bappeda Tuty Kusumawati. Namun belakangan, komunikasi itu diserahkan sendirian kepada Tuty dengan alasan apa yang disebut “perencanaan pembangunan dan program kerja Pemprov DKI” sudah langsung diurus Bappeda.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Tuty berkata bahwa ia dan Tim Anies-Sandiaga sudah membahas “527 isu” yang nantinya diwujudukan “dalam 3.355 kegiatan”. Proses penyelarasan ini akan dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2018 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018.

“Yang jelas isu-isunya itu dihubungkan dengan 23 janji kampanye Pak Anies-Sandiaga,” ujar Tuty, Selasa pekan lalu.

Beberapa isu itu termasuk transportasi, reklamasi, hingga ketahanan pangan. Sebagian besar, kata Tuty, program Anies-Sandiaga yang dipaparkan oleh Tim “sudah sinkron” dengan program yang disusun Pemprov DKI.

“Jadi habis tanggal 20 Juli ini, kami sinkronisasi RKPD, setelah itu RPJMD,” katanya.

Secara singkat, apa yang disebut RPKD adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode setahun, disusun untuk menjamin konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan, yang ditetapkan dengan peraturan kepala daerah.

Adapun RPJMD adalah dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode 5 tahun—renrang waktu normal kepada daerah menjabat—yang memuat visi, misi, dan program kepala daerah.

Tuty mengatakan bahwa pembahasannya dengan Tim Sinkronisasi bakal rampung akhir Juli nanti. Setelahnya, ada langkah intens melibatkan kepala teras birokrasi Pemprov Jakarta dengan tim Anies-Sandiaga untuk “menajamkan program” yang akan dieksekusi Anies-Sandiaga.

Penajaman itu di antaranya membuat payung hukum dan menentukan sasaran program serta janji yang sering diumbar oleh Anies-Sandiaga selama kampanye lalu.

Sumber

(Visited 50 times, 1 visits today)
Loading...