Subhanallah.. Ibu di Magelang Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat di Awal Bulan Ramadhan

Posted on

Bulan Ramadhan kali menjadi bulan yang paling membahagiakan bagi pasangan Suprihatin (30) dan Sari Nuryani (25). Setelah menjalin hubungan pernikahan selama dua tahun lamanya tak kunjung dikaruniai momongan, akhirnya pasangan tersebut mendapat anugerah bayi kembar dari sang pencipta.

Tak tanggung-tanggung, jumlahnya empat sekaligus. Nuryani (25) melahirkan bayi kembar empat di awal Ramadhan.

Raut bahagia tampak jelas terpancar di muka pasangan asal Tidar Dudan RT 3 RW 12, Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang selatan Kota Magelang tersebut.

Seperti dilansir tribunnews, saat dijumpai pada Senin (29/5/17) pagi, Sari masih terbaring di atas tempat tidurnya, di bangsal Mawar 2 RS Gladiol Kota Magelang. Ia harus menjalani pemulihan pasca melahirkan keempat bayinya itu, Sabtu (27/5/2017) lalu.

Menariknya, keempat bayi lahir dalam keadaan sehat, tanpa kekurangan apapun. Lahir lewat operasi caesar, dengan urutan bayi pertama lahir laki-laki, kedua dan ketiga perempuan dan keempat laki-laki.

Bayi laki-laki lahir pertama, sekitar pukul 08.06 WIB. Nama Ramadhan dan Ramadhani pun tersemat di nama keempat bayi itu, untuk mengenang kelahiran mereka di bulan puasa.

Bayi laki-laki yang lahir paling awal, diberi nama Rasya Atinsa Ramadhan, kemudian bayi kedua perempuan yang lahir satu menit setelahnya kakaknya, dinamai Mikaila Atinsa Ramadhani.

Kembali berselang satu menit, Arsila Atinsa Ramadhani menyusul dua saudanya. Terakhir, Rafka Atinsa Ramadhani muncul dan menampakkan batang hidungnya.

“Kelahiran keempatnya cuma berselang satu menit saja. Sungguh, bahagia sekali. Sebuah karunia tiada tara dari Allah,” ucap Sari, sembari didampingi suaminya.

Terkait nama bayi yang seluruhnya diberi embel-embel Atinsa, setelah nama belakang Ramadhan-Ramadhani, ia mengatakan, kalau itu merupakan perpaduan namanya dan sang suami tercinta, yakni Suprihatin (Atin) dan Sari (Sa).

Sari pun mengisahkan, adanya empat bayi kembar empat di perutnya tersebut, baru diketahui saat kehamilannya memasuki usia 3 bulan. Awalnya ia dan suami sulit untuk percaya dan hanya tertegun ketika dokter kandungan yang memeriksanya, berkata demikian.

Pasalnya, saat kandungan berumur 2 bulan, dokter memaparkan kalau kembarnya cuma dua saja.

“Tiba-tiba saja setelah di-USG, saat hamil 3 bulan, dokter bilang kalau janinnya ada empat. Awalnya tidak percaya, tapi dokter pelan-pelan menjelaskan dan meyakinkan kami. Terus terang, takjub, sama sekali tak pernah terbesit di benak kami,” terangnya.

Sementara sang suami, Suprihatin, mengaku tidak khawatir terkait masa depan empat anak bayi yang harus dibesarkan secara bersamaan tersebut.

Ia yang sehari-harinya berprofesi sebagai penjual daging ayam di pasar Tukangan Kota Magelang itu berujar, masalah rezeki biar diserahkan sepenuhnya pada Tuhan. Sebagai manusia, ia cukup berusaha maksimal dan berdoa.

“Semua pasti ada jalan, asal kita bekerja dengan sungguh-sungguh. Apalagi, anak itu kan wujud rezeki dari Allah, jadi Allah juga pasti akan melimpahkan rezeki untuk anak-anak kami,” jelasnya.

Mengenai tenaga untuk mengasuh empat anaknya, ia juga tak ambil pusing, karena banyak saudara-saudaranya yang sudah menyatakan kesiapan, untuk membantu.

(Visited 20 times, 1 visits today)
Loading...